Dia menegaskan, ingin berkonsentrasi memimpin Surabaya dan tak sedikit pun berpikir mencalonkan di Pilkada DKI.
“Yang di sini (Surabaya) saja saya belum dilantik, kok, sudah mau
ke Jakarta,” ujar Risma dalam konferensi pers di Surabaya pada Minggu,
14 Februari 2016.
Menurutnya, sikap itu sebagai bentuk komitmennya terhadap warga
Surabaya yang telah memilihnya. Risma pun memilih untuk menjalankan
kontrak dengan warga Surabaya.
Dia merasa berkhianat kepada warga Surabaya, manakala bersedia dicalonkan sebagai Gubernur Jakarta.
Meski demikian, Risma mengungkapkan, memang ada sejumlah daerah
selain Jakarta, yang memintanya menjadi pemimpin, atau wali kota. Di
antaranya, di Jambi dan salah satu kota di Kalimantan.
Sumber : Viva.co.id

Post a Comment
Post a Comment